Pages

Sunday, August 1, 2010

Tablet BlackBerry Bakal Dirilis November 2010?

Desas-desus mengenai keinginan RIM (Research in Motion) untuk menghadirkan tablet yang dijuluki "BlackPad semakin kencang terdengar. Sebuah rumor menyebutkan, BlackPad akan melakukan debutnya pada November nanti.
Sumber ini sendiri didapat oleh Bloomberg dari orang dalam perusahaan asal Kanada tersebut. Namun sayangnya, RIM belum bersedia membeberkan spekulasi yang berkembang kencang di tengah masyarakat tersebut.

Menurut Bloomberg juga, yang dikutip okezone, Sabtu (31/7/2010) perangkat ini diharapkan akan hadir tidak jauh berbeda seperti iPad Apple, dengan diagonal layar 9,7 inci.

Selain konektivitas seluler, "BlackPad" juga mendukung Wi-Fi, Bluetooth dan BlackBerry Sync.

"Dengan keberhasilan iPad itu, RIM menghadapi perjuangan berat," kata analis William Robert W. dari Baird Power.

"RIM belum benar-benar menunjukkan bahwa ia dapat menggelar teknologi touchscreen yang saat ini masih dikuasai oleh Apple," sebutnya.

BlackPad menggunakan prosesor Marvell 1GHz Armada 610. Prosesor tersebut mampu bekerja untuk mendukung video full HD 1080p. Tablet yang diperkirakan bernama BlackPad itu memiliki keunggulan pada dual kamera yang terletak di depan dan di belakang tablet, fungsi kamera tersebut adalah untuk memudahkan pengguna melakukan video conference.

Sebelumnya nama tablet BlackPad mencuat setelah RIM mendaftarkan diri sebagai pemilik domain Blackpad.com.

Alamat domain yang diperkirakan akan menjadi basis tablet komputer RIM, Blackpad tersebut telah dijajakan sejak Januari 2002 dan pernah berpindah tangan setidaknya satu kali.

Source:Okezone

Tuesday, June 15, 2010

Nokia Tak Akan Berpaling ke Android

Belum lama ini, Nokia memperkenalkan N900 dengan sistem operasi diluar Symbian, atau lebih tepatnya menggunakan Maemo yang berjalan di sistem Linux. Bahkan, dalam waktu dekat akan hadir Meego, OS hasil kerjasama dengan Intel.

Melihat keterbukaan Nokia terhadap OS yang berbasis pada open source, tentu menjadi pertanyaan menggelitik. Apakah di masa depan, produsen ponsel terbesar di dunia itu akan menggunakan Android, yang saat ini merupakan OS populer yang juga sama-sama sebagai OS terbuka?

"Tidak, kami tidak melihat Nokia akan mengarah ke OS Android. Bagi kami, Symbian sudah terbukti jauh lebih berguna dan diterima oleh masyarakat," terang Kenny Mathers, Head of Developer Relations and Marketing Asia Pasific, disela-sela acara Nokia Connection 2010, yang baru saja digelar Senin kemarin, di Hotel Conrad Cenntinal, Singapura.

Keyakinan Nokia untuk terus menggunakan Symbian, didasarkan pada market share bahwa hingga saat ini Symbian masih memimpin di pasar sistem operasi dengan presentase diatas 44 persen.

"Jika Nokia menggunakan Android, kami menunjukkan ketidakkonsitenan," tandas Kenny.

Kendati Nokia kecil kemungkinan akan menggunakan Android sebagai basis sistem operasinya. Perusahan tersebut tidak menggangap OS besutan Google itu menjadi saingan bagi Symbian. Dia berkilah, seperti Android, Symbian juga dipakai di banyak vendor seperti, Samsung, LG atau Sony Ericsson.

Source:Okezone

Monday, May 31, 2010

Penjualan N900 Diprediksi Lamban

Penjualan Smartphone keluaran Nokia, N900 yang digadang-gadang akan menjadi penantang iPhone, Blackberry dan Android diperkirakan lamban. Analis pasar Gartner mencatat sejak lima bulan diluncurkan Nokia hanya berhasil menjual sekira 100 ribu unit ponsel tersebut.

PCPro, Jumat (28/5/2010) melansir, ponsel yang didesain berbentuk slide tersebut gagal menarik perhatian konsumen.

Namun, hal itu dibantah oleh head of Nokia Solution Bussines Nokia, Alberto Torres. "Penjualan telah melebihi melebihi harapan," kata Torres.

Bila dibandingkan dengan iPhone jumlah tersebut memang jauh, mengingat Apple berhasil menjual sekira 8,75 juta unit iPhone selama tiga bulan. Vendor asal Finlandia tersebut, terus berupaya untuk menyaingi iPhone sejak beberapa tahun silam, dan November 2009, Nokia mulai menggebrak lagi dengan N900.

N900 telah menjadi andalan Nokia yang berjalan di sistem operasi Maemo5, yang merupakan OS terbuka yang berjalan di kernel Linux. Kemampuan N900 menjelajah internet, menjadi andalan ponsel tersebut. N900 menggunakan prosesor ARM Cortex8 600Ghz.

Selain itu, N900 juga didukung dua toko aplikasi sekaligus yaitu Maemo store dan Ovi Store milik Nokia, untuk memenuhi kapasitas aplikasi dengan ruang sebesar 32GB tersebut.

source:Okezone

Monday, April 19, 2010

Microsoft Luncurkan Dua Ponsel Rancangannya Bernama Kin

Menyusul Nexus One buatan Google, Microsoft yang selama ini bermain di platform smartphone pun meluncurkan produk hasil desainnya sendiri. Dua tipe smartphone rancangan Microsoft itu diberi nama Kin.

Kedua ponsel Kin yang diperkenalkan pada Senin (12/4/2010) waktu AS ditujukan untuk pengguna berusia muda yang kini dilanda 'demam' jejaring sosial. Kin One dan Kin Two dibuat oleh manufaktur Jepang Sharp Corp dan akan dijual pertama kali dengan menggandeng Verizon Wireless di AS dalam waktu dekat dan menyusul di Eropa.

"Kin merupakan barang yang menarik untuk menyasar pasar anak muda berusia 15 hingga 25 tahun," kata Ross Rubin, analis pasar di NPD Group. Ia mengatakan kalaupun tak laku di pasar, tapi Microsoft sudah memperkenalkan konsep baru di pasar smartphone.

Konsep Kin adalah menyatukan arus informasi berbagai jejaring sosial dari Facebook, My Space, dan Twitter dalam satu layar. Penggunananya juga bisa mengatur jaringan pertemanan untuk saling berbagi foto, weblink, dan lainnya.

Semua data yang dihasilkan dalam ponsel tersebut disimpan dalam server Microsoft dan dapat diakses melalui internet. Kin secara otomatis juga mem-back up pesan teks, daftar telepon, foto, video, dan kontak dalam server tersebut dan dapat diatur dengan aplikasi bernama Kin Studio.

Smartphone ini berbentuk slider, menggunakan layar sentuh, dan keyboard QWERTY yang muncul saat slide-nya digeser. Kin One didesain untuk nyaman dioperasikan dengan satu tangan sedangkan Kin two dengan layar lebih lebar dan dapat merekam video kualitas HD. Kin juga terintegrasi dengan music player Zune dan radio FM.

source: kompas.com

Sunday, April 18, 2010

Nokia Siap Luncurkan Smartphone Rp1,1 Juta

Nokia baru saja meluncurkan tiga buah ponsel pintar. Salah satu di antaranya merupakan ponsel dengan harga sekira USD135 atau di bawah Rp2 juta.

"Kemunculan ponsel pintar ini kami maksudkan sebagai bagian dari upaya kami menghadirkan kemampuan pesan dan jejaring sosial yang terjangkau untuk semua kalangan," tulis pihak Nokia, seperti dikutip melalui Associated Press, Rabu (14/4/2010).

Deretan ponsel terjangkau tersebut adalah Nokia C3, Nokia E5 dan Nokia C6. Ketiganya dilengkapi dengan keypad qwerty, instant messaging dan akses ke akun email pribadi. Nokia sendiri akan mengupayakan ketiga smartphone tersebut berada di harga, masing-masing, 90 euro atau sekira Rp1,1 juta, 180 euro atau Rp2,2 juta, dan 220 euro atau Rp2,7 juta. Handset tersebut akan resmi dipasarkan pada pertengahan tahun ini.

Meski mendapatkan persaingan ketat dari Blackberry dan iPhone, Nokia tetap berjuang untuk menjadi nomor satu di pasar smartphone, salah satunya dengan menggelontorkan smartphone murah ini. Nokia optimis mampu mencapai pasar ini, pada akhir 2009 saja pangsa pasar smartphone Nokia tumbuh dari 35 persen menjadi 40 persen.

Nokia C3, yang dibandrol dengan harga paling murah, dilengkapi dengan kamera dua megapiksel, layar 2,4 inci dan dipersenjatai dengan akses ke Ovi Mail dan Ovi Chat yang memungkinkan pengguna mensetting email dan akun chatting tanpa harus melalui bantuan PC. Selain itu, C3 juga dilengkapi dengan koneksi Wifi dan memori sebesar 8GB, memungkinkan pengguna untuk mengakses Facebook dan Twitter.

"Nokia C3 diprediksi akan menjadi produk yang banyak digunakan orang. Pasalnya, Nokia membuktikan, tidak dibutuhkan biaya yang terlalu mahal untuk bisa menikmati fitur canggih di sebuah ponsel pintar," ujar analis dari Strategy Analytics Neil Mawtson.

Selain Nokia C3 juga ada C6 dengan harga Rp2,7 juta dengan layar berukuran 3,2 ini dan full side-out keyboard serta kamera 5 megapiksel yang dilengkapi dengan autofocus dan flash.

Sedangkan Nokia E5 akan dijajakan dengan harga Rp2,2 juta dan ditargetkan untuk pelanggan korporasi yang pasti membutuhkan sebundel aplikasi yang ada di Nokia Ovi Store. E5 juga memiliki akses langsung ke 90 persen email korporat melalui Mail for Exchange dan IBM Lotus Notes Traveler

Source: okezone